Terbaru

Ini Alasan Mengapa Virtual Reality Akan Mengubah Dunia

Presiden Jokowi bermain Ping Pong VR bersama bos Facebook.

Tahun lalu, Palmer Luckey menjual perusahaannya, Oculus VR, pada Facebook dengan harga Rp 3 triliun . Ini menunjukkan Mark Zuckerberg dan industri teknologi memiliki harapan yang besar terhadap headset Virtual Reality (VR).

“Kami berpikir tentang bagaimana ini akan mempengaruhi teman kami yang senang dengan games.” Kata CEO Oculus, Brendan Iribe. “Mark selalu berpikir, Bagaimana ini dapat berdampak pada 1 miliar orang?”

Headset Virtual Reality yang menjanjikan akan dijual tahun ini dan kompetisi akan meningkat secara dramatis selama 2016. Awalnya mungkin akan dibeli oleh para gamer dan pecinta gadget. Harganya cukup mahal, sekitar Rp 20 juta. 

Sama seperti telepon genggam, kebanyakan orang akan mengejeknya sebagai teknologi yang tidak berguna pada awalnya. Namun, lama-kelamaan orang akan mulai menemukan apa kegunaannya bagi kehidupan mereka. Kita bisa melihat bagaimana sekarang setiap orang memiliki telpon genggam padahal dahulu tidak.

Produk Virtual Reality sedang dikembangkan oleh Oculus, Sony, dan Valve. Dua perusahaan terakhir memiliki keuntungan dengan pelanggan gamer mereka yang telah memiliki mesin dengan kemampuan grafis. Valve didirikan oleh mantan pengembang Microsoft, membuat games populer dan menjalankan toko unduhan Steam. Mereka menjual sekitar ¾ dari semua games PC.

Mungkin Virtual Reality akan menjadi bentuk ekspresi baru yang radikal. Atau mungkin ini menjadi media hiburan baru yang dapat mengiringi theater, lukisan, musik, dan film. Waktu akan membuktikan apakah benar Virtual Reality akan mengubah kehidupan manusia.

Seperti inilah rasanya memakai gadget VR, simak videonya :
close
Banner iklan disini