Terbaru

Kisah Rambo Rusia Mengorbankan Dirinya Demi Memberangus Militan ISIS

Serangan di Suriah (Foto: reuters)

Seorang “Rambo Rusia” harus tewas dalam misinya memburu militan ISIS di Suriah. Sang Rambo menjadi pahlawan dengan meminta dilakukan serangan udara pada lokasi ia berada. Tentara yang pemberani tersebut melakukannya saat ia dikelilingi oleh militan ISIS. Tidak siap dengan sebuah pertarungan sendirian, ia meminta bantuan pada militer untuk menjatuhkan bom di tempatnya.

Juru bicara dari militer Rusia mengatakan, “Seorang tentara Rusia khusus telah terbunuh di dekat Palmyra saat meminta serangan udara langsung pada target militan ISIS.”

“Ia bertugas di Palmyra selama seminggu, mengidentifikasi target ISIS dan memberikan koordinat yang tepat untuk serangan dengan pesawat tempur Rusia.”

“Ia meninggal sebagai seorang pahlawan, mengorbankan dirinya sendiri setelah dikelilingi oleh para teroris.”

Rusia tak banyak memberikan informasi tentang menurunkan tentaranya di Suriah. Minggu lalu, media yang berhubungan dengan ISIS mengatakan bahwa lima tentara khusus Rusia terbunuh di dekat Palmyra. Mereka menerbitkan gambar telepon genggam dan sebuah video yang menunjukkan jenazah yang penuh darah. 

Dmitry Peskov sebagai juru bicara waktu itu membantah bahwa tentara Rusia berpartisipasi dalam serangan di Palmyra. Tentara Suriah pada hari Kamis masuk ke kota kuno Palmyra yang telah dikuasai ISIS sejak Mei tahun lalu. 

Pesawat perang Rusia melindungi di belakang dan tentaranya ikut bersekutu di darat. Hal tersebut diungkapkan oleh Syrian Observatory for Human Rights.
close
Banner iklan disini