Terbaru

Kisah Cassius Clay Mengubah Nama Menjadi Muhammad Ali

Muhammad Ali Kalahkan Sonny Liston (7-themes.com)

Cassius Marcellus Clay Junior lahir pada 17 Januari 1942 di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat. Sejak memenangkan pertandingan kelas berat pada Olimpiade Roma saat belum genap 20 tahun, namanya mulai diperhitungkan dalam dunia tinju. 

Tahun 1964 Clay belajar tentang Islam. Setelah menang atas Sonny Liston dalam memperebutkan juara dunia, di tengah gemuruh sorak sorai para pendukung dan lampu kamera, Clay berdiri di depan ribuan penonton, ia mengucapkan dua kalimat syahadat dan mengumumkan pergantian namanya menjadi Muhammad Ali. Nama ini diperolehnya dari seorang tokoh spiritual Elijah Muhammad.

''Nama Clay ini tidak menyiratkan arti ketuhanan. Saya harap dia akan menerima dipanggil dengan nama yang lebih baik. Muhammad Ali, nama yang akan saya berikan kepadanya selama dia beriman kepada Allah'' kata Elijah Muhammad dalam suatu siaran radio dari Chicago.

Sedangkan menurut Ali, Cassius Clay adalah nama budak. "Saya tidak memilihnya dan saya tidak menginginkannya. Saya Muhammad Ali, nama yang membebaskan"

Tahun 1999 Muhammad Ali dianugerahi "Sportsman of the Century" oleh Sports Illustrated. Pada masa keemasannya, ia dikenal sebagai The Greatest berkat kemampuannya menjadi penakluk petinju-petinju besar zaman itu seperti George Foreman, Sony Liston, Joe Frazier, dan lainnya. Pertarungannya melawan Foreman serta Joe Frazier bahkan dinilai menjadi pertarungan terbaik sepanjang abad ke-20.

Muhammad Ali tercatat telah mengikuti 61 pertarungan tinju profesional, dengan  hasil 56 kemenangan (37 KO) dan 5 kekalahan. Kini sang legenda telah tutup usia pada Jumat (3/6/2016) waktu setempat setelah dua hari berjuang dari penyakit gangguan pernapasan. Rencananya almarhum akan dimakamkan di tanah kelahirannya Louisville, Kentucky, Amerika Serikat.
close
Banner iklan disini