Terbaru

Video: Separuh Tubuhnya Digerogoti Bakteri Ganas, Pria Ini Tetap Bersyukur

"Saya pikir ia hanya terkena flu biasa,” ucap Lucy Towsend, istri Alex Lewis (33), "saat itu memang sedang musimnya flu, termasuk anak saya Sam."

Kehidupan Alex sebagai pria normal berubah drastis sejak dua tahun lalu. Pria Inggris itu harus menghadapi kenyataan bahwa ia harus kehilangan separuh anggota tubuhnya. Beruntung, ia tidak kehilangan keluarga yang dicintainya.
November 2013 Alex terinfeksi bakteri streptococcal yang menyebabkan keracunan darah dan gagal organ. Kondisinya sudah sangat kritis saat tiba di rumah sakit. Dokter bahkan mengatakan bahwa kemungkinan dapat bertahan hidup hanya 3 %.

Alex sempat koma selama seminggu. Tanpa sadar, infeksi merambat sampai tangan dan kakinya. Mau tidak mau, harus diamputasi untuk menghentikan penyebaran infeksi. Dokter menghabiskan waktu hingga 16 jam untuk mengoperasi Alex. Ia pun akhirnya harus rela kehilangan bibir, lengan kiri, sebagian lengan kanan, dan kedua kakinya.

Alex sempat terpukul ketika Sam, anak satu-satunya ketakutan ketika melihat dirinya. Sam bahkan tak ingin mencium atau memeluk Alex lagi. Beruntungnya, pria yang pernah hobi bermain golf itu masih memiliki istri yang selalu setia menemaninya. 

Tak lama, Alex mendirikan sebuah yayasan amal untuk meringankan biaya operasi dan biaya alat bantunya. Dari yayasan ini, ia berhasil mengumpulkan dana hingga 200.000 poundsterling  (Rp 3,5 miliar) yang rencananya digunakannya untuk menyokong hidup dan membeli sepasang kaki-tangan palsu. 

Alex tak menyerah dengan kondisi hidupnya sekarang. Ia bertekad tetap beraktivitas layaknya manusia normal dengan alat bantu yang digunakan.  Ini membuat hubungannya dengan Sam semakin membaik. Sam kini tidak takut lagi untuk dekat dengan ayahnya. Ia bahkan mau mencium dan memeluk Alex lagi seperti dulu.  

Alex mengatakan hal yang dialaminya ini justru membuat hidupnya jauh lebih baik. Ia pun sadar akan begitu berharganya apa yang dia miliki saat ini. Lucy dan Sam, keluarga yang dicintainya.

close
Banner iklan disini