Terbaru

60 Tahun Astra International, Pengabdian Total untuk Bangsa dan Negara

 

Grup Astra mengadopsi 1.000 pohon setiap tahunnya di Sarongge dan Desa Tunggilis, Cisarua, Jawa Barat. Hingga kini, lebih dari 6.000 pohon yang tumbuh hijau di lahan yang dulu gersang akibat penebangan pohon tahun 1998 dan 1999 lalu.

 

 

Bali, majalah.online- Tahukah kita, 684.000 hektare hutan Indonesia hilang setiap tahunnya ? Tahukah kita tebal es di kutub utara berkurang 8 meter setiap tahun ? Tahukah kita pada 2050 tebal es yang mencair dapat mencapai 16 meter per tahun ? Jika semua itu tidak kita hiraukan sejak saat ini, bukan tidak mungkin akan terjadi bencana alam ekologi terbesar di dunia. Seluruh permukaan air laut naik dan sejumlah daratan akan menghilang dari peta globe dunia.


Hilangnya ratusan ribu hektare hutan tersebut mulai dari tahun 2010-2015, hal itulah yang menjadikan Indonesia berada di posisi kedua negara dengan kehilangan luas hutan tertinggi menurut data Food and Agriculture Organization Representative Indonesia.

Menurut Panel Perubahan Iklim Antar-Pemerintah dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), salah satu penyebab mencairnya es di kutub utara adalah meningkatnya panas bumi sebesar 0, 85 derajat Celcius pada 2014.

Aksi tanam 1.000 pohon di kawasan Hutan Taro, Tegallalang, Gianyar wujud nyata tanggung jawab Grup Astra untuk melestarikan lingkungan hidup menjelang acara Astra Green Run.


Tak hanya persoalan melelehnya bagian utara bumi tersebut, daratan di berbagai belahan bumi pun turut mengalami gangguan keseimbangan lingkungan akibat apa yang terjadi pada hutan dunia, termasuk Indonesia. Berdasarkan data Forest Watch Indonesia, area hutan seluas tiga kali lapangan bola tersebut hilang setiap menitnya di Indonesia.

Secara keseluruhan, ada lebih dari 100 juta hektare hutan Indonesia yang perlu dihijaukan kembali. Bahkan menanam satu milyar pohon per tahun pun masih belum mencukupi kebutuhan penghijauan tersebut.

Sadar akan pentingnya melestarikan lingkungan hidup, PT Astra International Tbk beserta anak perusahaannya senantiasa berkomitmen menjaga dan memperkuat dukungan terhadap lingkungan dengan mengampanyekan program-program ramah lingkungan kepada masyarakat.

Haroto Pusako, Astra Forest seluas 200 hektare merupakan kawasan konservasi yang dikembangkan menjadi area Eco Edu Tourism di kawasan Resort Pemangkuan Hutan Babakan Madang, Sentul.


Sebagai bagian dari Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia, program Astra untuk Indonesia Hijau merupakan upaya pelestarian yang dilakukan Astra untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan dampak negative yang ditimbulkan, serta menjaga kestabilan lingkungan untuk menjadi tempat hidup.

Fokus program lingkungan yang dilakukan Astra berupa:
1. Konservasi
2. Sanitasi lingkungan
3. Kampanye gaya hidup ramah lingkungan (Astra Green Lifestyle)

Hingga 2015, Grup Astra telah menanam 3.567.237 pohon, termasuk 5.000 pohon di antaranya merupakan hasil kerjasama dengan Green Radio dalam program adopsi pohon di Kampung Sarongge, Jawa Barat, dan 14.700 pohon dari kegiatan AGL 2015.

Lainnya, Astra telah ikut melestarikan mangrove dengan menanam 832.046 pohon mangrove.
Astra juga mengembangkan Astra Forest, 11 hutan kota, 10 taman kota, 4 Eco Edu River, dan 17 Bank Sampah yang bekerja sama dengan pemerintah dan stakeholder terkait.
Mendukung program pemerintah bagi lingkungan, Astra pun turut berperan aktif dalam pembangungan lima Ruang Publik Terpadu Ramah Anak.

Kalau bukan kita yang melestarikan lingkungan saat ini, siapa lagi? Apalah artinya warisan harta berlimpah bila tak ada bumi yang asri bagi anak cucu generasi penerus bangsa ini?

Sepanjang perjalanannya sejak tahun 1957, Astra senantiasa mendedikasikan karyanya untuk kemajuan bangsa Indonesia, sejalan dengan filosofi perusahaan yang tertera dalam Catur Dharma.
Dalam rangka menuju perayaan Hari Ulang Tahun ke-60 Astra pada tahun 2017, Astra mengusung tema “Inspirasi 60 Tahun Astra” yang digambarkan melalui produk dan layanan karya anak bangsa, sumber daya manusia yang unggul, serta kontribusi sosial yang berkelanjutan bagi bangsa dan negara.

Pada prinsipnya, di mana pun instalasi Astra berada harus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya, sesuai dengan butir pertama filosofi Catur Dharma Astra, yaitu “Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara”.


Tarian tradisional Bali untuk menyemangati para pelari. Astra Green Run di Bali tahun 2015 lalu turut menyuarakan kampanye gaya hidup hijau sekaligus mengajak masyarakat untuk mencintai budaya bangsa.



close
Banner iklan disini