Terbaru

Bawa Galaxy Note 7 ke Pesawat Dianggap Kriminal, Ancaman Denda Milyaran dan Kurungan 10 Tahun

Samsung Galaxy Note 7

Majalah.Online (AS) - Larangan tegas membawa Galaxy Note 7 di dalam pesawat telah resmi diumumkan berbagai penerbangan dunia. Tak tanggung-tanggung, departemen transportasi Amerika Serikat bahkan memberlakukan denda sekitar Rp2,3 miliar dan hukuman kurungan 10 tahun penjara bagi penumpang yang kedapatan melanggar.

Departemen Transportasi Amerika Serikat dan Federal Aviation Administration (FAA) secara resmi telah mengeluarkan larangan membawa Galaxy Note 7 bagi para penumpang pesawat sejak awal pekan ini. Bahkan, terhitung sejak 15 Oktober 2016, FAA menyatakan terbang membawa Galaxy Note 7 merupakan tindakan kriminal.

Seperti dilansir The Verge (18/10), larangan tertuang dalam peraturan No. FAA-2016- 9288. "Para penumpang dinyatakan dilarang membawa Galaxy Note 7, baik di dalam tas yang dibawa ke kabin, tas di bagasi maupun kargo. Jika kedapatan membawa dalam pesawat, penumpang diminta segera mematikan ponsel dan dilarang terbang".

Menteri Transportasi AS, Anthony Foxx menyadari larangan ini akan membuat para penumpang tidak nyaman. Meski demikian keamanan bagi semua penumpang lebih diprioritaskan. Tak main-main, bagi penumpang yang melanggar membaw akan didenda hingga USD 179,933 atau sekitar 2,3 miliar rupiah. Penumpang juga diancam hukuman berat hingga 10 tahun penjara.
Larangan membawa ponsel keluaran Samsung ini juga diterapkan oleh maskapai di berbagai belahan dunia lain. Mulai dari Qantas, Singapore Airlines, Lufthansa, Air Berlin, Alitalia dan masih banyak lagi. Sementara di Tanah Air, tercatat Garuda Indonesia dan Air Asia juga telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai larangan ini.

Seperti dilansir KompasTekno, Selasa (18/10/2016), jika ada penumpang yang tak patuh ketentuan, dua maskapai tersebut menegaskan tak akan memperbolehkan penumpang masuk ke dalam pesawat. Sebelumnya, perlakuan khsusus memang telah diterapkan perusahaan penerbangan di Indonesia, namun aturan yang diterapkan belum setegas sekarang. 

Penumpang hanya dilarang mengaktifkan, menggunakan atau mengisi daya ponsel Galaxy Note 7 dalam penerbangan. Penumpang juga dilarang menyimpan ponsel di dalam bagasi atau kabin dan diminta melapor bila perangkat mengalami panas, berasap, hilang atau jatuh.

Samsung Siapkan Booth Khusus Galaxy Note 7 di Bandara

Booth penukaran ponsel Samsung sebelum keberangkatan

Menanggapi larangan ini Samsung pun menyiapkan booth khusus bagi para pengguna Galaxy Note 7 di bandara-bandara sibuk di dunia. Layanan konsumen telah ada di bandara Korea Selatan dan seluruh bandara di Amerika dan Australia.

Baca: Antisipasi Meledak, Pengembalian Note 7 Pakai Box Khusus
Samsung berharap, layanan ini dapat membantu penumpang maupun pihak penerbangan di saat-saat terakhir, agar tak membawa Galaxy Note 7 dalam penerbangan. Disini, konsumen bisa menukarkan ponsel kelas premium mereka dengan ponsel model lain yang telah disiapkan. Tak hanya itu, para pegawai juga akan membantu konsumen melakukan pemindahan data di ponsel baru mereka.

Pihak Samsung menyatakan semua langkah akan dilakukan oleh pabrikan Korea Selatan ini untuk meminimalisir insiden yang tak diinginkan. Apalagi para analis menyatakan, hingga saat ini masih ada  lebih dari 1 miliar ponsel Galaxy Note 7 yang masih dipakai oleh pemiliknya.

Oleh : Sri Utami
close
Banner iklan disini