Terbaru

Galaxy Note 7 Terbakar Lagi di Pesawat, Padahal Ponsel Pengganti Pasca Penarikan

Samsung Galaxy Note 7 terbakar di pesawat (The Verge)

Penumpang pesawat Southwest Airlines penerbangan dari Louisville tujuan Baltimore terpaksa dievakuasi setelah ponsel Galaxy Note 7 milik seorang penumpang terbakar dan membuat lubang di lantai karpet pesawat. Menurut Brian Green, ponsel yang terbakar miliknya adalah ponsel Galaxy Note 7 baru yang sudah ditukar pada 22 September 2016.

Seperti dituturkan Brian Green pada The Verge, sebelum pesawat bersiap tinggal landas Green mematikan Galaxy Note7 miliknya dengan kondisi baterai terisi 80% dan memasukkannya ke dalam kantong. Namun ponsel tiba-tiba mengeluarkan asap dan Green pun langsung menjatuhkannya ke lantai kabin.

Baca: Inilah Foto-Foto Galaxy Note 7 Meledak dan Terbakar Saat Baterai Diisi Penuh 
Sesaat asap terlihat memenuhi kabin, penerbangan pun ditunda dan penumpang dievakuasi. Tidak ada korban dalam insiden yang terjadi pada 5 Oktober 2016 pukul 9.15 pagi waktu setempat ini.

Yang mengejutkan, Green menyatakan jika Galaxy Note7 miliknya adalah ponsel pengganti pasca Samsung mengumumkan penarikan resmi ponsel kelas premium ini di seluruh dunia pada 15 September 2016. Samsung menarik 2,5 juta Galaxy Note 7 setelah mendapat laporan 35 insiden ponsel terbakar atau meledak saat disi baterai dan menuai berbagai tuntutan.

Baca : Bola Pintar Berkamera untuk Mainan Hewan Kesayangan

Green sendiri menukarkan ponsel Galaxy Note 7 miliknya di AT&T pada tanggal 21 September 2016 dan meyakini ini adalah ponsel pengganti. Green juga memperlihatkan foto kardus ponsel dengan label berbentuk kotak hitam yang merupakan indikator ini adalah ponsel pengganti.

Menurut juru bicara Samsung pada WHAS11, hingga kini belum ada bukti kuat jika yang terbakar adalah ponsel Galaxy Note 7 pengganti. Namun, Samsung tengah bekerjasama dengan pihak berwenang untuk menyelediki ponsel yang terbakar dan mencari penyebabnya.

Jika benar Galaxy Note 7 yang terbakar adalah ponsel pengganti, tentu  ini akan menjadi skandal besar bagi reputasi pabrikan Korea Selatan ini. Seperti diberitakan oleh Wallstreet Journal, Samsung sendiri telah mengeluarkan dana 13,1 triliun untuk menarik unit Galaxy Note 7 yang telah dibeli konsumen. Nilai saham Samsung pun turun hingga 7% dan membuat valuasi perusahaan merosot tajam hingga USS 14 Triliun.

Sebelumnya, Samsung juga pernah melakukan penarikan ulang produk wireless phone yang dinilai cacat 11,8% di tahun 1994. Dan produk kulkas di tahun 2009 karena beberapa kulkas dilaporkan meledak.

Oleh : Sri Utami
close
Banner iklan disini