Terbaru

Tak Tahu Kalau Aspat adalah Narkoba, Reza Artamevia Polisikan Gatot Brajamusti

Reza Artamevia Polisikan Gatot Brajamusti

"Aspat yang selama ini saya ketahui adalah, simultan atau makanan untuk kesehatan dan juga untuk bangsa gaib dan sejenisnya yang tidak mengandung zat adiktif sama sekali".

Itulah petikan pernyataan penyanyi Reza Artamevia pada para pewarta, usai membuat laporan di Polda Metro Jaya, Jumat (7/10/2016). Setelah lama bungkam dan enggan memberikan keterangan seputar sepak terjang sang guru spiritual, Reza kini justru melaporkan Gatot Brajamusti atas kasus penipuan. 

Baca: Ceraikan Dua Istri, Anggota DPR Persunting Mantan Anggota KPI
Dalam laporannya, ibunda Zahwa dan Aaliyah ini mengaku tertipu oleh ritual aspat yang selama ini dijalaninya sejak bergabung di padepokan Brajamusti pada tahun 2004. Pada murid-murid padepokan, Gatot menyebut aspat sebagai makanan jin. Padahal aspat adalah salah satu jenis sabu.

Reza merasa sangat dirugikan. Apalagi, pasca penangkapannya bersama Gatot di Hotel Golden Tulip 28 Agustus 2016 lalu, hasil tes urin Reza juga dinyatakan positif mengandung amphetamine. Bahkan, hasil tes darah dan rambut menyatakan jika wanita kelahiran 29 Mei 1973 ini telah terpapar narkoba cukup lama. Meski demikian, Reza memastikan dirinya tidak pernah kecanduan terhadap barang haram tersebut dan telah mengikuti semua aturan rehabilitasi dari BNN NTB.
Reza melaporkan Gatot Brajamusti dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan acaman hukuman penjara diatas 5 tahun. Reza juga mencantumkan kerugian materiil sebesar 15 juta rupiah dan nama artis Elma Theana sebagai saksi.

Menurut Staf Ahli Kimia Farmasi Badan Narkotika Nasional, Kombes Mufti Djusnir pada Liputan6.com (2/9/2016), nama aspat hanyalah street name di dunia peredaran narkoba. Seperti halnya blue eyes, aspat juga yang merupakan salah satu jenis sabu dan mengandung amphetamine, zat yang termasuk ke dalam narkotika golongan I.

Oleh : Sri Utami
close
Banner iklan disini