Terbaru

Inilah Kekhawatiran 15 Negara Terhadap Donald Trump

Terpilihnya Trump akan berdampak pada kestabilan ekonomi global

AS, MO - Donald Trump dikenal anti-Islam dan berusaha untuk membuat undang-undang yang akan melarang warga muslim masuk ke AS, melakukan pencekalan atas warga muslim, mengawasi masjid-masjid di AS sebagai antisipasi terhadap terorisme serta mengancam akan melakukan deportasi kepada imigran gelap keluar dari AS. 

Donald Trump yang cenderung paranoid, yang mengusulkan pelarangan muslim masuk ke AS sejak terjadinya serangan bom di Paris, Prancis yang telah menewaskan 130 orang. Bukan hanya soal kaum muslim saja, tetapi juga masalah-masalah lain diluar persoalan agama yang membuat resah negara lain di belahan dunia.

Hal ini memicu protes dan kritik dari dalam maupun luar negeri AS tetapi Trump tetap keras kepala dan teguh dengan usulannya tersebut, tentu saja ini membuat banyak negara di dunia ini menjadi kuatir karena dinilai akan berdampak pada kestabilan ekonomi global.

Baca: Situs Imigrasi Kanada Down, Banyak Warga AS Ingin Pindah Negara 

Dilansir dari Huffington Post beberapa negara ini menguatirkan terpilihnya Trump sebagai presiden akan membawa dampak tersendiri bagi negara mereka berdasarkan ekonomi dan agama yang dianut di dalam negara tersebut.
  1. Kanada.
    Kanada berbagi banyak nilai-nilai dengan AS dan memiliki perbatasan antar negara yang terbuka terbesar dengan Amerika. Jika AS mengikuti sistem demokrasi dibawah pimpinan Trump maka hal yang ditakutkan adalah Trump hanya akan menyeret turun nilai dari demokrasi tersebut dan ini akan berdampak bagi Kanada yang sangat dekat dengan AS secara wilayah.
  2. Meksiko.
    Trump berjanji akan mendeportasi ribuan imigran tanpa dokumen asal Meksiko dari AS. Dia juga mengancam akan menyita dan mengambil alih tempat tinggal mereka kecuali mereka membayar dengan uang sebagai penggantinya agar bisa tetap tinggal disana.
  3. Prancis.
    Jika Donald Trump memenangkan pemilihan presiden dan dia memiliki kebijakan yang sama dengan Rusia maka ditakutkan akan memanaskan kembali konflik di Suriah dan Timur Tengah. Jika ini terjadi akan bisa memicu kembalinya terorisme terutama yang sensitif dan bersinggungan dengan Prancis. Mereka tentunya tidak ingin peristiwa bom Paris terulang kembali.
  4. Tunisia.
    Keinginan Trump untuk melakukan pencekalan dan larangan masuk bagi muslim dikuatirkan akan menimbulkan ketakutan bagi warga muslim Tunisia yang tinggal di AS.
  5. Negara Persemakmuran Inggris / United Kingdom.
    Bagi negara-negara anggota persemakmuran inggris menangnya Trump seolah akan memicu terjadinya Perang Dunia III. Dia bahkan memerintahkan untuk menjatuhkan senjata nuklir di Eropa.
  6. Italia.
    Trump membangun sebuah sistem kebijakan yang akan mendukung adanya sentimen nasionalisme kerakyatan di dalam negara-negara tetangga seperti Prancis dan Yunani serta negara-negara di Eropa Tengah.
  7. Yunani.
    Donald Trump adalah pemimpin pertama AS yang anti globalisasi, sedangkan sikap anti globalisasi ini akan memicu timbulnya kembali resesi global yang tentu akan merugikan negara-negara lain di dunia yang sedang tumbang perekonomiannya dan sedang berjuang untuk memulihkan kondisi ekonominya seperti Yunani.
  8. Korea.
    Kurangnya pengalaman akan kebijakan luar negeri pada diri Trump membuat Korea kuatir jika dia menjadi presiden. Yang ditakutkan adalah Trump akan membuat kebijakan hanya berdasarkan konflik yang terjadi diantara Korea Selatan dan Korea Utara. Ini tentunya akan merugikan negara-negara tersebut.
  9. Spanyol.
    Disaat Spanyol sedang dalam masalah krisis tentang migran yang serius dan Uni Eropa sedang berusaha untuk menjaga kedamaian dan kesetaraan dalam kesempatan kepada kaum migram, kemenangan Trump dikuatirkan akan melebarkan rasa sentimen terhadap pengungsi dan memicu gerakan radikal yang skeptis terhadap Eropa.
  10. Negara – negara Arab.
    Sudah jelas Trump akan memberangus apapun yang berasal dan berbau Arab, membuatnya begitu dipuji oleh pemimpin-pemimpin negara Arab yang dianggap kejam seperti Presiden Suriah Bashar Al Assad juga Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi yang ditengarai memiliki hubungan diplomatik dengan AS dan selalu mendengungkan tentang perang melawan kekerasan dan terorisme yang tentunya dialamatkan kepada Islam yang dianggapnya sebagai lawan.
  11. Australia.
    Australia memiliki hubungan kerjasama yang sangat lama dengan AS yang seringkali membuat partner terbesarnya dalam perdagangan yaitu Cina menjadi tersinggung. Jika Trump berkuasa maka Australia kuatir tidak akan mampu memilih kemana mereka akan lebih berpihak dan ini bisa menjadi masalah serius.
  12. Jerman.
    Perekonomian Jerman sangat tergantung kepada kuatnya hubungan perdagangan dan partner perdagangan terbesar saat ini adalah AS. Tetapi rencana Trump yang anti gobalisasi untuk menghentikan negosiasi dan perjanjian perdagangan dengan Uni Eropa akan menimbulkan masalah baru dalam perdagangan internasional.
  13. Jepang.
    Trump menuduh Jepang telah mencuri pekerjaan dari AS dan mengancam akan mengambil kembali semua itu dari Jepang yang akan merusak hubungan perdagangan diantara kedua negara tersebut.
  14. India.
    Kemenangan Trump bisa membuat kaum Hindu nasionalis menjadi lebih banyak di AS, dimana mereka adalah pendukung terbesar Trump yang sering menjelekkan muslim dan Islam sebagai teroris. Sementara seperti dilansir Republika menurut hasil sensus di India pada tahun 2011 populasi umat muslim meningkat 0,8% dan umat Hindu menurun sehingga untuk pertama kalinya jumlah pemeluk Hindu di India berada di bawah 80%. Dan diramalkan India akan menjadi negara dengan jumlah pemeluk Islam terbesar di dunia pada tahun 2050-2070 melebihi jumlahnya di Indonesia (Pew Research Center, USA).
  15. Brasil.
    Karena sikap agresifnya atas masalah perdagangan dan migrasi, Trump mungkin akan memperlakukan hubungan bilateral perdagangan dengan Brasil sama seperti Kuba, yang berani menentang AS dan telah diembargo oleh Amerika.
Naskah: Pridiyawati Purnomowulan
close
Banner iklan disini