Terbaru

Dengan Bright Gas, Pertamina Jadi Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan. Apa Kata Konsumen?

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan
Renni Indritha, konsumen Pertamina pengguna Bright Gas.

Luncurkan produk aman, Pertamina berkomitmen menjadi solusi penyedia bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan bagi konsumen Indonesia.

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan

Majalah.Online (23/11) - Pertamina sebagai perusahaan pengelola energi yang memproduksi bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan, beberapa waktu lalu meluncurkan produk baru untuk kebutuhan rumah tangga, yaitu bahan bakar gas LPG kemasan tabung isi 5,5 kg berwarna pink.

Ini adalah salah satu upaya Pertamina untuk melayani kebutuhan keluarga yang membutuhkan kemasan lebih ringan dan praktis, serta dengan harga yang sangat terjangkau.

Seperti kita ketahui, ibu Rumah Tangga dan wanita karier yang dinamis atau keluarga kecil maupun penghuni apartemen mempunyai kebiasaan memasak dalam frekuensi yang lebih sedikit, inilah yang merupakan target konsumen Bright Gas Hemat.

Bright Gas kemasan 5,5 kg diklaim sebagai LPG Aman karena mempunyai kepala tabung yang dilengkapi dengan katup berteknologi katup ganda DSVS (Double Spindle Valve System). Katup pada tabung Bright Gas menggunakan dua pengaman atas dan bawah sehingga memiliki pengaman ganda ekstra untuk mencegah megguapnya LPG akibat kebocoran pada kepala tabung.

Selain itu, Bright Gas 5.5 kg dilengkapi dengan segel pengaman yang telah dipatenkan dan berhologram yang menjadikan isinya terjamin dari pengoplosan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Bagi ibu-ibu rumah tangga, kehadiran Bright Gas tentu membuat lebih nyaman.Karena  dengan berat total tabung 12,6 kg (berat isi gas 5,5 kg ditambah berat tabung 7,1kg) membuat tabung lebih ringan dan ringkas untuk dibawa dibanding kemasan lainnya. Tabungnya pun didesain menarik dan mungil sehingga cocok untuk ditempatkan di dapur yang minimalis.

Apakah langkah Pertamina ini sudah tepat sasaran sesuai yang diharapkan? Yaitu dengan menjadi:

Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan? 

Kami mencoba menemui pengguna Bright Gas Hemat, seorang ibu Rumah Tangga yang tinggal di Cibubur bernama Renni Indritha (38) untuk mendengarkan pengalamannya selama memakai Bright Gas kemasan 5,5 kg.

Renni mengaku menggunakan Bright Gas semenjak produk tersebut diluncurkan, meski menurutnya mencarinya agak susah. Mungkin dikarenakan agen Bright Gas di Cibubur masih sedikit.

Bicara soal keamanan Renni mengatakan bahwa ia belum mempunyai pengalaman yang meresahkan. Berbeda dengan tabung hijau yang kerap berdesis sehingga perlu gonta-ganti karet sampai harus menyimpan stok karet di rumah.

“Pakai Bright Gas segelnya memang lebih meyakinkan. Lalu pas membuka segel juga sangat gampang. Waktu memasang regulator juga plek, langsung erat,” jelas ibu satu anak itu.

Lantas ia juga bercerita tentang warna apinya yang biru. “Api birunya bagus banget, jauh daripada tabung hijau. Entahlah apa perasaan aku saja ya? Yang jelas gas yang terpancar lebih stabil, masakan jadi lebih cepet panas,” imbuhnya.

“Satu lagi, kalau dibuat slowcooking (api kecil) oke juga, Bright Gas ini apinya jadi api lilin (kecil tapi tidak mati), berbeda dengan tabung hijau kalau dikecilkan apinya melemah tiba-tiba dan mudah mati,” tutur istri pelatih Taekwondo di Jakarta ini.

Selama menggunakan Bright Gas  ia mengaku bahwa kapasitas 5,5 kg seharga Rp57.500 dirasakan cukup irit. “Habisnya sekitar 5 minggu, tapi frekuensi memasakku tinggi lho. Jadi buatku itu irit.”

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan
Renni termasuk hobi masak. Intensitas masaknya sering. Dengan Bright Gas 5,5 kg terkonsumsi habis 5 minggu. Artinya hanya belasan ribu rupiah per minggu untuk masak tiap hari.

Ketika ditanya apakah ia juga menggunakan LPG kemasan isi 3 kg warna hijau, Renni yang akrab dipanggil Bubu ini tidak menampik. “Jadi gini, dulu aku sempat pakai tabung hijau hanya karena ukurannya kecil, dalam kondisi kepepet aku bisa pergi beli sendiri dan aku gotong sendiri. Meskipun dengan perasaan bersalah karena itu gas bersubsidi,” urainya sambil tertawa.

“Jadi Bright Gas tabung kecil warna pink ini berguna banget buat aku,  bisa lepas dari rasa bersalah (menggunakan gas bersubsidi) tapi tetap bisa aku gotong sendiri kalau Bright Gas Layan Antar belum buka.”

Ia menegaskan bahwa alasan utama meninggalkan tabung kemasan 3 kg karena tidak mau menggunakan gas bersubsidi. “Sudah nyaman dengan yang pink, penginnya pakai Bright Gas terus, segelnya aman. Dengan catatan selama mudah dicari, karena di Cibubur agennya masih terbatas lho,” tutupnya.

Memang hingga saat ini tidak ada kebijakan Pemerintah untuk menarik ELPIJI 3 kg, sehingga  tidak ada pengurangan produk baik ELPIJI 3 kg maupun 12 kg dari Pertamina.

Bright Gas 5,5 kg adalah produk baru yang muncul sebagai alternatif produk premium bagi konsumen yang menginginkan kelebihan-kelebihan setara Bright Gas 12 kg dengan harga terjangkau, sedangkan penggunaan ELPIJI 3 kg merupakan produk yang disubsidi oleh Pemerintah sesuai kriteria tertentu.

Semua ini adalah upaya perusahaan kebanggaan Indonesia, Pertamina, menjadi sahabat konsumen sesuai dengan tagline-nya:

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan


Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan
Dapur Bubu alias Renni Indritha, menggunakan Bright Gas tabung besar (12 kg) maupun kecil (5,5 kg)