Terbaru

'LELAWA' Film Karya Angga Dwimas Sasongko, Segera Dibuat

Film dengan genre aksi yang melibatkan dua aktor ternama, Chicco Jericho dan Arifin Putra tersebut akan memulai produksinya pada awal tahun 2017 mendatang

Jakarta, Majalah.Online - Perfilman Indonesia kembali bergairah lagi. Setelah genre drama dan sejarah menghiasi layar bioskop. Kali ini, genre aksi mulai hadir dengan kisah yang begitu menarik perhatian. Ditambah mengangkat kisah para Tentara Indonesia yang terkenal paling hebat dalam menumpas kejahatan.

Kali ini, Angga Dwimas Sasongko bereksperimen dengan membuat film “LELAWA”.  Film dengan genre aksi yang melibatkan dua aktor ternama, Chicco Jericho dan Arifin Putra tersebut akan memulai produksinya pada awal tahun 2017 mendatang. Sedangkan, penulisan naskahnya sendiri dipercayakan oleh Salman Aristo. Ia sendiri adalah penulis skenario film dan penggagas Fiksimini di Twitter.
Melalui Chanex Ridhall Pictures, Lelawa sendiri bercerita tentang sekelompok pasukan khusus Indonesia yang berada dalam misi penyelamatan pembajakan pesawat oleh kelompok teroris. Dan film ini merupakan kolaborasi kedua dengan Visinema Pictures setelah bukaan 8.

“Saya menyukai dunia special force semenjak SMP membuat saya menginisiasi pembuatan film ini. Karena itu saya mengajak Salman Aristo dan Angga untuk berdiskusi membuat film yang belum pernah ada di Indonesia. Banyak genre action di Indonesia, namun belum ada yang mengangkat tentang pasukan khusus,” ujar Rosa Rai Djalal, CEO Chanex Ridhall Pictures.

Melihat banyaknya film action, pasti masih mendominasi adalah film tentang bela diri. Bahkan, dari tahun 80-an saja. Banyak sekali aktor yang bermain film action dengan bela diri sebagai menu utamanya. Sedangkan soal pasukan khusus, belum pernah dilakukan oleh para sineas Indonesia.

“Saya yakin, film ini akan menjadi proyek terbesar kami dan dibuat oleh produser dan studara terbaik. Dimana, film action ini tidak kalah dengan negara asia lainnya,” tukas Rosa.

Sementara itu, Angga Dwimas Sasongko, CEO Visinema Pictures sekaligus Sutradara ‘Lelawa’ merasa tertantang  membuat sebuah film bergenre action. “Saya ingin mengeksplorasi diri sebagai sutradara setelah tiga film terakhir bergenre drama.

Sebagai sutradara yang lengkap harus mencoba sesuatu yang besar, salah satunya adalah membuat film action. Karena sebenarnya action adalah bagian dari diri saya. Dimana saya mengenal film berawal dari action, seperti  Van Damme, Steven Seagal dan Chuck Norris.

Namun saat SMA, film drama mulai saya tonton. Dan sekarang bisa membuat film action dengan waktu cukup panjang, padahal sebelumnya bisa membuat untuk film pendek saja.

Bagi penulis skenario seperti Salman Aristo, tantangan membuat film ‘Lelawa’ sendiri harus mengetahui lebih jauh hal apa saja terkait pasukan elit. “Setting cerita ‘Lelawa sendiri lebih berfokus pada penyelamatan sandera oleh pasukan elit. Apalagi, saya merasa tertantang untuk mengetahui senjata apa yang digunakan para karakter dan taktik serta cara mereka menyelamatkan sandera terutama di pesawat.”

Selain itu, menurut Chicco Jericho dan Arifin Putra. Bermain sebagai pasukan elite merupakan tantangan tersendiri sekaligus hal baru yang mengasyikkan. “Saya pernah merasakan jadi pasukan elite sebelumnya.

Jadi tahu tantangannya seperti apa dan keseruannya. Selain itu, senjata yang digunakan bisa dibilang beneran dan apabila kita salah bakalan melukai sekitar kita,” ucap Arifin Putra. Sedangkan Chicco sendiri belum pernah merasakan jadi pasukan elit sehingga ini merupakan tantangannya sebagai aktor untuk menjadi tentara dengan kemampuan khusus.
close
Banner iklan disini