Terbaru

Teror Dalam Bus Malam, Film Menegangkan “Night Bus” ini disponsori Toyota

NIGHT BUS: “conflict doesn't choose its victims”, Film nasional bergenre drama thriller dengan bumbu
action yang menegangkan.

Dunia perfilman Indonesia semakin berwarna dengan kehadiran “Night Bus”, film drama thriller bertema konflik & kemanusiaan yang memiliki visi dan target untuk masuk ke pasar film internasional dan telah menyelesaikan syuting pada bulan Oktober 2015 yang lalu.

Saat ini “Night Bus” sudah merampungkan seluruh proses post production termasuk Visual Effect dan akan segera dirilis pada bulan April 2017.

“Night Bus” adalah sebuah film fiksi, bercerita tentang perjalanan sebuah Bus Malam menuju kota Sampar yang hancur akibat konflik separatis selama bertahun-tahun.

Kisah perjalanan berawal di terminal keberangkatan kota Rampak, dimana penumpang sudah beberapa hari menunggu jalur dibuka setelah ditutup karena pecah konflik dan terjadi kontak senjata antara pasukan Samerka (Sampar Merdeka) dengan aparat pemerintah.
Para penumpang memiliki tujuan masing-masing untuk sekedar pulang bertemu dengan keluarga, berziarah ke makam anak yang baru meninggal, menyelesaikan urusan pribadi, atau mencari kehidupan yang lebih baik.

Perjalanan biasa berubah menjadi penuh teror karena situasi masih panas dan bus harus dibajak oleh seorang pembawa pesan yang harus tiba ke Sampar untuk menyampaikan sebuah pesan rahasia kepada Panglima Perang Samerka.

Pembawa pesan menjadi orang yang paling dicari oleh semua pihak yang berkepentingan di konflik tersebut. Para penumpang harus menghadapi tekanan teror di pos pemeriksaan dan sepanjang sisa perjalanan, berusaha bertahan hidup di bawah desingan peluru.

Teror makin mencekam dan situasi begitu menegangkan saat bus diberhentikan oleh kelompok bandit perang yang sadis dan bengis. Nyawa dipertaruhkan, tidak ada yang tau siapa akan bertahan hidup atau mati menjadi korban.

Cerita berupa gabungan dari beberapa karakter utama (ensemble character) menggabungkan aktor senior seperti Yayu Unru, Toro Margens, Tio Pakusadewo, Rifnu Wikana, Lukman Sardi dan Donny Alamsyah, dengan wajah baru seperti Arya Saloka, Edward Akbar, Hanna Prinantina, Laksmi, Agus Nuramal, Messi Gusti, Arief Nilman, dan masih banyak lagi.

“Night Bus” dalam prosesnya bekerjasama dengan beberapa pihak baik dalam proses produksi maupun promosi. Di antaranya adalah Tekno Logika, Djarum Super Adventure, Toyota, Levi’s, Eiger, The Foundry, SAE Institute Jakarta dan semua pihak.

Semoga “Night Bus” hadir sebagai sebuah tontonan yang menghibur sekaligus memberi pesan pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan berbangsa demi menghindarkan dari terjadinya konflik yang akan menimbulkan korban, kehancuran dan kerugian yang besar bagi bangsa kita tercinta Indonesia.
close
Banner iklan disini