Terbaru

Risma: Perahu Wisata Jadi Kado Istimewa di Hari Jadi Kota Surabaya ke-724

Perahu wisata hasil karya mahasiswa ITS Surabaya, menjadi kado istimewa di hari jadi Kota Surabaya ke -724

Surabaya, Majalah.online — Di hari jadinya Kota Surabaya yang ke-724, Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur menerima sebuah perahu wisata bertenaga surya hasil karya Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang disponsori oleh Telkomsel.

Perahu wisata yang nantinya akan melintasi Sungai Kalimas, didesain bertenaga surya. Perahu yang diproduk oleh mahasiswa Institut Tekonologi Sepuluh Nopember Surabaya, diserahkan secara simbolis oleh provider Telkomsel kepada Walikota Surabaya, Tri Rismaharini di dermaga Taman Prestasi, Rabu (31/5).

Ide awal dari keberadaan perahu wisata itu sendiri, sebenarnya dicetuskan oleh Walikota Surabaya sendiri, berawal dari sebuah tantangan, yang menurutnya, bagi kampus ITS untuk membuat kapal wisata biasa merupakan hal yang biasa. Oleh karena itu, Wali Kota Surabaya menantang ITS untuk membuat kapal yang berbeda dari yang lainnya.

“Sempat saya khawatir tantangan ini akan berhenti atau tidak. Ternyata tidak,” kata Tri Rismaharini dalam sambutannya.

Lebih jauh Risma juga berpesan agar kapal wisata ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk masyarakat Surabaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat Surabaya.

“Akhirnya lahir kembali karya anak bangsa yang luar biasa di tengah Hari Jadi Kota Surabaya. Terima kasih sudah menerima tantangan kami,” ujar Risma.

Usai memberikan sambutan, Wali Kota Surabaya ini sempat mencoba menaiki kapal wisata ini selama 5 menit berputar mengelilingi Sungai Kalimas di sekitar lokasi acara. Saat menaiki kapal ini, Wali Kota Surabaya juga merasakan manuver yang bisa dilakukan saat melewati bawah jembatan. Kapal tersebut berjalan miring agar tidak terbentur dengan ketinggian jembatan.

Usai mencoba kapal wisata, wanita yang kelahiran Blitar ini menyampaikan apresiasinya, dengan diluncurkannya kapal wisata di hari jadi Kota Surabaya yang ke-724.

“Memang teknologi kapal ini lebih tinggi, sehingga bisa dijual tidak hanya untuk pariwisata tapi juga edukasi. Karena kapal ini bisa mengetahui kualitas air dan sebagainya,” katanya.

Risma juga menegaskan, rencananya pada tahun ini di wilayah Petekan akan dibuka pintu air yang bisa mengontrol debit air Sungai Kalimas.

Selain itu, Risma pun menghimbau kepada para pengguna kapal wisata,untuk tidak merokok dan membawa makanan serta minuman dalam kemasan, saat sedang menikmati persahu wisata ini.

 “Aturannya lebih ketat, karena kapal ini mempunya teknologi yang lebih bagus,” katanya.

Teknologi canggih yang dimaksud tersebut, yaitu kapal ini memiliki sensor tabrakan sehingga apabila mendekati objek bisa menghindar. Selain itu, kapal ini juga memiliki sensor kecepatan arus dan sensor untuk mengetahui kualitas air sungai yang dilihat dari ph dan suhu.

Untuk itu, diharapkan dengan adanya sensor ini, masyarakat Kota Surabaya tidak hanya menikmati wisata namun juga mendapatkan edukasi selama dalam perjalanan.
close
Banner iklan disini