Terbaru

Acara Launching Vivo V7+ Mubazir Sekali?

Vivo V7+ resmi diluncurkan oleh 9 televisi secara berbarengan 
Jakarta, Majalah. Online Vivo sepertinya ingin menguasai pasar anak muda di Indonesia. Dengan menggelar launching smartphone terbaru mereka, Vivo V7+ di 9 stasiun Televisi di Indonesia. Ini adalah rekor terbaru dari sebuah peluncuran smartphone. Dimana, kehadiran smartphone ini sebenarnya sangat ditunggu oleh konsumen Indonesia yang "Gemar Selfie". 

Tentunya, pasar smartphone sekarang ini begitu memanjakan konsumen kita. Mulai dari model flagship yang semakin tidak terjangkau dan banyak model dengan teknologi paling baru dan harga paling murah. Hal ini, membuat semua produsen berlomba-lomba membuat smartphone dengan ciri khas tersendiri. 

Terkecuali Vivo, dimana mereka membuat smartphone untuk selfie? Mengapa mereka buat untuk swafoto wajah saja. lagian, masih bisa kan membuat flagship smartphone untuk kalangan profesional dengan teknologi yang mereka kembangkan. Lagian, Apple dengan iPhone X saja bisa face ID dan malah tidak mendewakan Selfie tersebut. 

Memang, hal tersebut dikejar oleh mereka. Namun, sadar tidak kalau spek yang diberikan oleh Vivo sendiri rasanya kurang bahkan kalah oleh smartphone yang harganya setara dengan mereka. Seperti kamera depan dengan ukuran sampai 24 MP dengan F2.0, lalu kamera belakang hanya 16 MP dengan segudang kelengkapan, seperti HDR dan lain-lain. 

Cuma yang menggelikan dari Vivo V7+ ini adalah fingerprint yang ternyata masih terletak di luar. Bisa dibilang, mereka baru saja perkenalkan fingerprint yang terletak didalam smartphone. Tetapi, semua diluar dugaan. 

Branding kuat, emosi produk kurang

Kemampuan Vivo mensponsori sebuah acara sangat terlihat jelas. Namun, dari segi emosional antara produk dan konsumen kurang terjaga. Hal ini bisa meruntuhkan branding yang dibangun oleh endorsement-endorsement seperti selebgram, model, artis dan penyanyi yang gunakan Vivo. 

Lantas, haruskah gunakan strategi seperti ini? BIsa iya bisa juga tidak. Cuma terlalu sering bikin acara dengan 9 stasiun Televisi itu rasanya mubazir sekali Vivo Indonesia. Mungkin bisa gunakan semacam brand awareness atau dukungan kepada fans produk kalian, seperti Xiaomi dengan Mi Fansnya. Jangan salah, mereka begitu solid dan banyak tersebar di daerah. Hal ini, berikan keuntungan untuk mereka dengan adanya pendukung produk mereka. 

Jadi, kesannya acara launching kemarin seperti hajatan resepsi pernikahan 3 hari 3 malam dengan pertunjukan wayang atau Orkes Dangdut dengan biduan paling tenar seantero Indonesia. Jadi, pilih mana, branding kuat atau emosional pengguna dan konsumen kena juga? 
close
Banner iklan disini