Terbaru

Terkuaknya Doping Atlet Rusia Melalui ICARUS



Bermula dari sebuah dokumenter Sepeda menjadi sebuah konspirasi politik



Jakarta, Majalah.Online, ICARUS dalam mitologi Yunani adalah sosok pria dengan kekuatan setara dewa. Sedangkan dalam dunia olahraga Icarus merupakan pencapaian tertinggi dari bagi atlet. Karena menjadi Icarus memiliki kekuatan tidak terbatas. 

Hal tersebut dianalogikan sebagai doping. Ya, sebuah obat yang membangkitkan semangat atlet dalam menjalankan semua kegiatan olahraga. Biasanya doping ini berguna juga bagi sebuah negara dalam meningkatkan gengsi di ajang lomba olimpiade. Ah, sudah banyak atlet dan olahragawan yang gunakan doping semata ingin ketenaran semu. Mulai dari Lance Amstrong yang dikenal sebagai pembalap sepeda dan juara Tour De France paling banyak dalam sejarah serta seluruh atlet dalam satu negara juga gunakan doping.

Lantas seperti apa kerja Doping ini dan apa saja yang dibutuhkan oleh mereka. Ternyata hal tersebut dibuka oleh film dokumenter berjudul Icarus. Kali ini, Bryan Fogel membuat sebuah dokumenter tentang atlit atau pesepeda Tour De France yang mencoba jadi pemenang lebih dari tiga kali. 

Rasanya begitu sulit mencoba jadi juara, malah Bryan sendiri harus puas berada di posisi ke 14 dari ratusan pembalap Tour De France. Maka, dia pun mencoba berhubungan dengan Dokter Grigory Rodchenkov, Direktur Anti Doping Rusia. Oke, dia sendiri adalah direktur Anti Doping dan tahu sekali seluk-beluk penggunaan doping. Lantas, Bryan sendiri mencoba beritahu proses demi proses. 

Hasilnya, bisa dilihat dalam film berdurasi dua setengah jam. Betapa menegangkan saat Rodchenkov mengungkapkan bobroknya sistem anti doping milik Rusia. Apalagi, dia berbicara kepada sebuah media ternama di Amerika Serikat. Ditambah penggunaan doping ini dilakukan kepada atlet-atlet terbaik di ajang Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014. 




Menggambarkan Kejamnya sebuah negara demi gengsi dan juga percaya diri 

Setelah itu, skandal ini berkembang sangat pesat dan sampai di kuping seorang Putin. Lantas apa yang terjadi dengan para pimpinan di Anti Doping termasuk Rodchenkov. Semuanya terasa menegangkan. Bahkan, film 007 pun bisa kalah dengan kisah dokumenter ini. Ibaratnya, sudah melibatkan semua kantor agen pemerintahan termasuk agen mata-mata KGB. 

Secara cerita, Bryan Fogel benar-benar sukses membawa film dokumenter ini seperti film box office. Bahkan suasana-nya bisa mengalahkan film thriller. Serta informasi yang dibuat pun sangat lengkap sekali. Tak heran kalau film ini menyabet penghargaan Oscar 2018 untuk katgeori Documenter. 

Soal nilai, sayangnya sulit banget untuk berikan nilai bagi film dokumenter dengan intensitas ketegangan layaknya film thriller. Bahkan kalau bisa, dilanjutkan lagi kisah dokter Rodchenkov selama pelariannya. Film ini sendiri tayang di Netflix dan pastinya jadi tontonan kamu selama long weekend nanti. 
close
Banner iklan disini